Al-Qur'an Surat An-Anbiya' Ayat 86, Ayat 87, Ayat 88, Ayat 89, dan Ayat 90 Lengkap Dengan Artinya / Terjemahannya
21:86
وَاَدْخَلْنٰهُمْ
فِيْ رَحْمَتِنَاۗ اِنَّهُمْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ - ٨٦
Dan Kami masukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sungguh, mereka
termasuk orang-orang yang saleh.
21:87
وَذَا
النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ
فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ
كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ - ٨٧
Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam
keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka
dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ”Tidak ada tuhan selain Engkau,
Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”
21:88
فَاسْتَجَبْنَا
لَهٗۙ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّۗ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَ - ٨٨
Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari
kedukaan. Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
21:89
وَزَكَرِيَّآ
اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ
ۚ - ٨٩
Dan (ingatlah kisah) Zakaria, ketika dia berdoa kepada Tuhannya,
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan)
dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.
21:90
فَاسْتَجَبْنَا
لَهٗ ۖوَوَهَبْنَا لَهٗ يَحْيٰى وَاَصْلَحْنَا لَهٗ زَوْجَهٗۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا
يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا
لَنَا خٰشِعِيْنَ - ٩٠
Maka Kami kabulkan (doa)nya, dan Kami anugerahkan kepadanya
Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung). Sungguh, mereka selalu
bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh
harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami.